Kalau sampai waktuku
'Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri
Dan aku akan lebih tidak perduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi
Chairil Anwar
Maret 1943...aku sendiri pun sebenarnya tak pasti kenapa aku amat suka kat sajak ini. bukannya hafal pun bait-bait sajak ni. tp yg pasti aku seakan telah 'jatoh chenta' sama ini sajak. yang aku tau la kan serba-sedikit pasal sajak ni adalah dituliskan oleh penulis sajak yg cukup di kenali di Indonesia iaitu Chairil Anwar dan dapat tau wujudnya sajak ini sejak aku tgk filem Ada Apa Dengan Cinta..(alaa..yg c Rangga dok baca novel tu). aku try gak fahami isi sajak ni...tp mcm banyak plak maksudnya yg bermain dlm minda aku.so aku layan jerk sajak ni tanpa fikir or emo lebih2...hihihi

